Paham atheisme merupakan akidah dasar dari Ideologi Sosialisme-Komunisme. Berangkat dari pemahaman materialisme yang hanya mempercayai segala hal yang sifatnya materi, Ideologi Komunisme menyebar ke seluruh dunia.
Sebagaimana sifat dari sebuah akidah, maka Atheisme pun berusaha menjawab 3 pertanyaan besar ( Al ukdatul Qubra) yaitu darimana manusia, untuk manusia hidup dan akan kemana manusia mati.
Advertorial Investasi Properti Syariah makin mudah, Yuk berkunjung ke Jazirah Properti
Atheisme menjawab asal manusia bahwa manusia berasal materi yaitu berasal dari evolusi bertahap dari organisme lainnya yang juga ber evolusi dari organisme lainnya yang lebih sederhana, yang berasal dari sebuah adonan organik di bumi yang terkena berbagai macam radiasi dan reaksi kimia sehingga terbentuk sel-sel kehidupan dari adonan itu, lalu sel-sel kehidupan itu terus ber evolusi menjadi keanekaragaman hayati, salah satunya adalah manusia.
Atheisme menganggap manusia hidup hanya untuk meraih materi belaka. Penyembahan terhadap Tuhan ( Allah ) bukanlah tujuan manusia, karena menurut atheisme Tuhan ( Allah ) tidak ada, agama hanya candu yang memabukkan, orang-orang beragama seperti Islam adalah orang yang mabuk, yaitu mabuk agama.
Advertorial Jadikan interior mobilmu makin keren dan mewah dengan aksesoris lampu Dashboard Bawah ini
Atheisme memandang akan kemana manusia setelah mati, yaitu manusia akan kembali ke tanah, kembali bersatu dengan alam dan hilang. Tentu bagi atheisme tidak ada kepercayaan adanya kehidupan setelah kematian ( alam kubur dan akhirat ).
LALU RUGIKAH KITA SEBAGAI SEORANG MUSLIM JIKA TERNYATA PAHAM ATHEISME INI BENAR ?
Jawabannya adalah TIDAK SAMA SEKALI.
Kenapa?
Pada jawaban ketiga menurut paham Atheisme, setelah manusia mati, manusia kembali ke tanah, tak ada kehidupan setelah kematian. Maka bagi kita seorang muslim maupun bagi mereka orang atheis tentu tidak rugi sama sekali. Kita tak perlu mempertanggung jawabkan perbuatan kita selama di dunia, tak perlu takut siksa neraka, dan lainnya.
TAPI JIKA TERNYATA ISLAM YANG BENAR, BAGAIMANA NASIB ORANG ATHEIS ?
Yah bisa ditebak orang-orang atheis adalah termasuk golongan orang yang ingkar atau kafir terhadap Allah SWT. Kelak mereka di akhirat akan mendapatkan siksa sangat pedih di neraka selama-selamanya.
Sedangkan kita sebagai seorang muslim yang tentunya senantiasa berusaha taat terhadap seluruh perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya, Insyaa Allah surga dengan penuh kenikmatan abadi akan kita raih.
هَٰذَا يَوۡمُ لَا يَنطِقُونَ * وَلَا يُؤۡذَنُ لَهُمۡ فَيَعۡتَذِرُونَ * وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ * هَٰذَا يَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِۖ جَمَعۡنَٰكُمۡ وَٱلۡأَوَّلِينَ * فَإِن كَانَ لَكُمۡ كَيۡدٞ فَكِيدُونِ * وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ *
Maka jika dipastikan kaum muslimin akan beruntung, sedangkan Atheis Rugi besar.
Untuk itulah maka secara logika berakidah atheisme tentunya sangat tidak aman, karena jika sudah disampaikan di atas bahwa resiko jika agama Islam benar maka celakalah mereka orang-orang atheis.
Sebagai seorang muslim maka kita wajib beriman kepada Islam yang sudah diturunkan melalui wahyu Allah SWT kepada Rasulullah SAW.

Komentar
Posting Komentar