Penggiat netizen Denny Siregar yang juga merupakan pendukung rezim baru-baru ini memposting suatu gambar sekelompok anak kecil yang membawa bendera tauhid di Facebook pribadinya dengan caption "Adik-adiku calon teroris sayang...", membuat kaum muslimin mendidih dibuatnya. Walaupun belakangan postingan tersebut dihapus.
Belakangan diketahui bahwa foto anak-anak pembawa bendera tauhid merupakan anak-anak yatim santri Pondok Pesantren Tahfidz Darul Ilmi Tasikmalaya.
Akibat postingan tersebut Forum Mujahid Tasikmalaya pun melaporkan Denny Siregar kepada pihak Kepolisian Polres Tasikmalaya atas dugaan pencemaran nama baik dan melanggar UU ITE.
Nikmati lezat dan sehatbya hidangan minuman dan makanan dengan gula Aren Arenau Premium Bubuk 1 Kg order di Tokopedia sekarang
BERUSAHA MELAKUKAN PLAYING VICTIM
Kasus tidak berhenti sampai di situ, walaupun sudah banyak bukti mengarah pada penistaan terhadap santri dan bendera tauhid, namun Denny Siregar tetap saja jumawa dengan menantang siapapun untuk membongkar data pribadinya.
Akhirnya tantangan itu disambut oleh akun Twitter @opposite6891 yang mengtweet sejumlah data-data pribadi Denny Siregar bahkan hingga nama tengah Denny Siregar yaitu Zulfikar, yang selama ini tersembunyi.
Denny Zulfikar Siregar pun memprotes Telkomsel dalam hal ini sebagai operator seluler. Walaupun pihak Telkomsel tak mau disalahkan. Hal ini juga menjadi blunder sendiri bagi Denny Siregar.
Diwakili oleh kuasa hukumnya yaitu Muannas Al Aidid, Denny Siregar melaporkan akun yang membuka data pribadinya yaitu @opposite6891.
Selain itu Kominfo seolah ingin menjadi pahlawan di hadapan Denny Siregar dengan meminta Telkomsel menginvestigasi soal kebocoran data pribadi Denny Siregar. Sekelas Menkominfo pun sampai memberikan pernyataan seperti ini. Pertanyaannya sepenting apakah seorang Denny Siregar di hadapan rezim ini?
https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20200706140638-185-521389/data-denny-siregar-bocor-kominfo-minta-telkomsel-telusuri
SIKAP KITA TERHADAP PERSOALAN INI
Tentu sikap kita tetap mendukung upaya umat Islam menuntut Denny Siregar di hadapan hukum, karena jelas dia sudah melakukan penistaan terhadap Islam, simbolnya dan juga pada santri yang ternyata juga anak yatim. Walaupun kita tahu penegakkan hukum pada Denny Siregar dipastikan tumpul, karena dia berlindung di ketiak penguasa. Dia inilah buzzer rezim yang memang selalu membela rezim dengan opini-opininya dan berusaha terus menerus memoles rezim dengan pencitraan, padahal rakyat sudah jengah dengan pencitraan para buzzer-buzzer ini.

Komentar
Posting Komentar